Mengenal Penulis Fidel Castro – Memanglah tidak banyak orang menulis mengenai Fidel Castro, sebab beliau seseorang komunis. Namun Elizabeth Abbott menulis kehidupan Fidel Castro bukan dalam karir politiknya, namun ekspedisi hidup bersama perempuan- perempuan.

Mengenal Penulis Fidel Castro

canauthors – Elizabeth Abbott merupakan salah seseorang pengarang wanita yang populer. Beliau pula merupakan seseorang ahli sejarah dengan atensi spesial dalam isu- isu wanita, kesamarataan sosial serta area. Ia mencapai titel ahli dari McGill University, Kanada, dalam aspek asal usul era ke- 19.

Dikutip dari bisnisreview, Elizabeth seseorang periset tua di Trinity College, University of Toronto, Kanada. Cinta sekali, aku susah mencari gambar profilnya sama tua 78 tahun, sebab beliau lahir tahun 1942.

Baca juga : Biografi Roy Gabrielle, Penulis Asal Kanada

Kebalikannya, aku tidak sedemikian itu susah mencari profil atasan Kuba Fidel Castro di umur tuanya.

Kembali ke kehidupan Elizabeth Abbott, beliau sudah menulis banyak novel, serta sudah berkontribusi pada banyak pengumuman, tercantum“ The Globe and Mail,” Toronto Star, Ottawa Citizen, The Gazette( Montreal), Quill& Quire, Huffington Post serta London Gratis Press serta pula asal usul Fidel Castro.

Abbott pula sempat mencalonkan diri buat menggantikan tunggangan Toronto— Danforth di House of Commons of Canada pada penentuan federal Kanada 2015 serta 2019 selaku badan Partai Proteksi Binatang Kanada.

Selanjutnya timbul persoalan, apa yang menarik dari catatan Abbot mengenai atasan Kuba Fidel Castro yang pada bertepatan pada 25 November 2020 ini, genap 4 tahun kepergiannya. Beliau tewas bertepatan pada 25 November 2016 di Havana, Kuba.

Memanglah tidak banyak orang menulis mengenai Fidel Castro, sebab beliau seseorang komunis. Namun Elizabeth Abbott menulis kehidupan Fidel Castro bukan dalam karir politiknya, namun ekspedisi hidup bersama perempuan- perempuan.

Perempuan- perempuan? Iya, serupa dengan Kepala negara Awal Republik Indonesia, Dokter( HC) Ir. Soekarno. Kelainannya, istri- istri Soekarno dinikahinya bagi Agama Islam, namun Fidel Castro sempat menikahi wanita bagi Agama Kristen, berikutnya beliau berpisah, serta kecewa pada wanita, sampai berteman dengan wanita lain tanpa perkawinan.

Fidel Castro serta Perempuan

Julukan lengkapnya merupakan Fidel Alejandro Castro Ruz. Beliau diketahui selaku seseorang pejuang revolusi serta politikus Kuba yang beraliran komunis. Castro berprofesi selaku Kesatu Menteri Kuba dari 1959 sampai 1976 serta selaku Kepala negara Kuba semenjak 1976 sampai 2008. Tidak hanya itu, beliau pula mengemban kedudukan Sekretaris Awal Partai Komunis Kuba dari 1965 sampai 2011.

Castro lahir pada 13 Agustus 1926, di Birán, Kuba serta tewas 25 November 2016, di Havana, Kuba. Semacam aku ceritakan, Elizabeth Abbott selaku seseorang ahli sejarah serta pengarang, beliau banyak menulis novel. Bukunya mengenai Fidel Castro ditulis dibukunya bertajuk:“ Perempuan Dana” alih bahasa dari novel asli:” Mistresses: A History of the Other Women”( Elizabeth Abbott, 2010).

Novel Elizabeth Abbott ini, alih bahasa ke dalam bahasa Indonesianya terdiri dari 632 laman. Di laman 398- 417, diawali dari sub ayat bertajuk:“ Kawan Dekat Castro,” dikisahkan kalau Castro berteman dengan seseorang wanita bernama Naty Revuelta. Serupa perihalnya asmara Kepala negara Soekarno dengan Inggit Ganarsih, yang tadinya mempunyai suami, Naty pula mempunyai suami serta berpindah pada Castro. Namun mereka berdua tidak sempat berjodoh, walaupun mempunyai seseorang anak wanita bernama Alina.

Fidel Castro pula menjalakan ikatan dengan Marita Lorenz.

Walaupun terdengar semacam narasi film agen rahasia, salah satu perempuan yang sempat dekat dengan Castro merupakan seseorang informan CIA. Wanita bernama Marita Lorenz itu diprediksi dikirim oleh penguasa AS buat menewaskan Castro.

Pertemuannya dengan Fidel Castro berasal kala beliau datang di Havana, Kuba pada Februari 1959. Marita juga bermukim bersama Castro sepanjang sebagian bulan serta berbadan dua, tetapi beliau menggugurkan kandungannya pada bulan ketujuh.

Marita meninggalkan pulau itu serta berasosiasi dengan penggerak anti- Castro di Florida. Beliau setelah itu berikan bukti kalau Francisco Fiorini yang berfungsi selaku agen CIA merekrut ia buat menewaskan Castro.

Kala kembali ke Kuba pada 1960, Marita tidak jadi meletakkan kapsul berbisa ke Castro sebab berterus terang kalau dirinya sedang menyayangi Castro.

Mirta Diaz- Balart, merupakan wanita Castro selanjutnya.

Salah seseorang istri Castro yang diketahui oleh khalayak merupakan Mirta Diaz- Balart yang berawal dari keluarga politikus banyak. Gadis Rafael Jose Diaz- Balart itu berjumpa dengan Castro kala lagi melaksanakan riset metafisika di University of Havana.

Pendamping itu menikah pada 1948 serta mempunyai seseorang anak bernama Fidel Angel‘ Fidelito’ Castro Diaz- Balart. Tetapi perkawinan mereka hadapi kerenggangan serta keduanya menyudahi buat berpisah pada 1955.

Mirta setelah itu menyudahi buat menikah lagi dengan rival Fidel Castro, Emilio Nunez Portuondo, pendukung loyal Fulgencio Batista, yang setelah itu kekuasaannya digulingkan oleh Castro sepanjang Revolusi Kuba.

Diaz- Balart bermukim di Spanyol bersama keluarga sepanjang bertahun- tahun, di mana Castro Jr. berlajar di Uni Soviet. Mirta kembali ke Kuba pada 2006, sehabis 40 tahun terletak di isolasi.

Dalia Soto del Valle istri selanjutnya Fidel Castro. Tidak banyak yang dikenal pertanyaan Dalia Soto del Valle, yang diisukan jadi pendamping Castro semenjak 1960- an. Bagi alat Kuba, pendamping itu mempunyai 5 orang putra, ialah Antonio, Alejandro, Alexis, Alexander, serta Angel.

Castro pula dikabarkan sudah menikahi Dalia pada 1980. Sepanjang sebagian puluh tahun, orang Kuba tidak ketahui mengenai pendamping Castro. Dalia timbul awal kali di Televisi Kuba pada 2001.

Baca juga : Mengenal Penulis Buku Komik Chris Claremont

Tetapi, Castro dipercayai mempunyai banyak pacar serta anak. Dalam novel lain bertajuk:

“ Without Fidel: A Death Foretold in Miami, Havana and Washington” yang keluar pada 2009, Ann Louise Bardach mengklaim kalau Castro mempunyai paling tidak 10 anak.

Dalam tanya jawab dengan Vanity Fair pada 1993, kala ditanya berapa jumlah anak yang beliau memiliki, Castro mesem serta menanggapi,“ nyaris satu kaum”.